option

Minggu, 23 Maret 2014

TEORI DASAR SIM (SISTEM INFORMASI MANAJEMEN)

A. Konsep Sistem



Sistem didefinisikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Suatu sistem dapat terdiri dari beberapa sistem bagian (subsystem). Contoh sistem misalnya Sistem Komputer. Sistem Komputer ini memiliki subsistem yang terdiri dari HardwareHardware sendiri memiliki subsistem lagi, seperti: alat masukan, alat pemroses, alat keluaran dan simpanan luar. Subsistem-subsistem saling berinteraksi dan saling berhubungan membentuk satu kesatuan sehingga tujuan atau sasaran sistem tersebut dapat tercapai.

Sistem diklasifikasikan menurut beberapa sudut pandang, seperti:
  1. Sistem abstrak (abstract system) dan sistem phisik (phisical system). 
  2. Sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system). 
  3. Sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu (probabilistic system).
  4. Sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system).

B. Konsep Sistem Informasi

Informasi didefenisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan bentuk yang masih mentah, belum dapat berceritera banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut.




C. Gambaran Umum Sistem Informasi Manajemen

SIM (Sistem Informasi Manajemen) didefenisikan sebagai kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian. Tingkatan Informasi pada Organisasi adalah sebagai berikut:


Beberapa manfaat Sistem Informasi Manajemen antara lain:
  1. Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
  2. Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
  3. Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
  4. Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
  5. Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
  6. Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
  7. Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.
  8. Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.
  9. Bank menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekening koran dan transaksi yang terjadi.




Sumber :

http://duniabaca.com/pengertian-dan-manfaat-sim-sistem-informasi-manajemen.html
Pangestu, Danu Wira.2007.Teori Dasar Sistem Informasi Manajemen (SIM) : IlmuKomputer.Com.
http://budi.staf.upi.edu/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar